Cara Menggunakan HTTP Injector

4 min read

5 Cara Menggunakan HTTP Injector untuk Semua Operator – Di era teknologi digital saat ini, hampir semuanya membutuhkan koneksi internet, baik untuk keperluan komunikasi jarak jauh dengan orang lain melalui aplikasi instan, mengakses informasi, hingga mendapatkan hiburan.

Untuk mengakses internet dengan nyaman, tentu saja kita membutuhkan koneksi dan juga kuota internet.

Saat ini, hampir semua penyedia telekomunikasi menawarkan berbagai promo kuota internet gratis untuk menarik pengguna, baik pengguna lama maupun pengguna baru.

Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya ada cara lain untuk mendapatkan internet gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun? Metode ini adalah dengan menggunakan HTTP Injector.

Apa Itu HTTP Injector?

Cara Menggunakan HTTP Injector

Bagi sebagian orang yang memahami dunia internet dan teknologi, mereka mungkin akrab dengan Injector HTTP. Namun, sebagian besar yang lain mungkin juga tidak terbiasa dengan Injektor HTTP.

HTTP Injector adalah aplikasi yang dikembangkan dan dirancang khusus untuk mengelola tajuk HTTP.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk dapat mengakses internet secara gratis menggunakan penyedia telekomunikasi apa pun.

Sistem kerja aplikasi ini adalah untuk menangkap sinyal dan kemudian mengkonversi dan memprosesnya ke dalam sistem.

Dengan sistem ini pengguna akan dapat memperoleh sinyal data sehingga mereka dapat mengakses internet secara gratis. Tentu saja, dengan mengatur ponsel Anda terlebih dahulu.

Ada proses dan tahapan yang harus diikuti untuk dapat mengimplementasikan aplikasi HTTP Injector ini.

Baca Juga: Cara Mempercepat Koneksi Internet Android

Manfaat Injector HTTP

Sebelumnya sudah dijelaskan secara singkat apa itu HTTP Injector. Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah apa manfaat atau kegunaan sebenarnya dari HTTP Injector?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, aplikasi HTTP Injector adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Evozi Apps untuk dapat mengakses internet tanpa menggunakan kuota alias gratis.

Aplikasi ini dapat diunduh oleh pengguna Android secara gratis di Play Store. Selain dapat mengakses internet secara gratis, pengguna juga dapat mengakses situs yang diblokir.

Selanjutnya, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkahnya. Dengan fungsi ini, jangan heran jika HTTP Injector sangat populer di kalangan penikmat internet gratis.

Cara menginstal dan mengelolanya dengan mudah juga membuat penggunanya semakin bertambah banyak.

Kerugian dan Risiko Menggunakan HTTP Injectors

HTTP Injector

Jika Anda melihat manfaat dan kegunaannya, itu memang terlihat bermanfaat. Namun, penggunaan aplikasi HTTP Injector juga memiliki risiko dan kerugian sendiri.

Risiko dan kerugian ini berdampak pada smartphone yang Anda gunakan. Karena itu, sebelum Anda terburu-buru untuk menginstal aplikasi pada ponsel cerdas Anda.

Anda harus terlebih dahulu memahami secara menyeluruh tentang aplikasi tersebut, termasuk risiko penggunanya.

Lebih jelasnya, berikut adalah risiko dan kerugian yang ditimbulkan karena penggunaan HTTP Injectors.

Baca Juga: Cara Menyembunyikan Aplikasi di Android

1. Tingkat Keamanan yang Tidak Selalu Dijamin.

Aplikasi ini tidak menjamin keamanan bagi penggunanya. Ini sebenarnya masuk akal mengingat cara kerjanya adalah dengan “membobol” penyedia. Selain itu, jaringan yang digunakan juga berbeda, sehingga selalu ada kemungkinan rasa tidak aman.

2. Seringkali tidak terhubung (disconnect) secara tiba-tiba.

Seringkali, server yang digunakan tidak stabil dan terputus secara tak terduga. Ini sebenarnya adalah hal yang biasa dihadapi oleh para penikmat internet gratis. Namun, jika itu sering terjadi, tentu akan menjadi rumit juga.

3. Wajibkan Pengguna untuk Mengubah Konfigurasi Secara Tetap.

Injektor HTTP mengharuskan pengguna untuk mengubah konfigurasi secara berkala. Ini karena config memiliki masa kedaluwarsa, jadi itu harus terus diganti dengan yang baru jika Anda ingin terus menggunakannya. Bagi mereka yang anti-rumit, harus mengubah konfigurasi terus menerus tentu akan menjadi masalah.

4. Kecepatan Transfer Data Tidak Stabil.

Aplikasi ini memang memungkinkan pengguna untuk mengakses internet secara gratis atau tanpa biaya, tetapi ini tidak selalu diimbangi dengan proses transfer data yang stabil. Proses transfer data cenderung berfluktuasi, tidak selalu cepat. Ada saat-saat ketika itu sangat cepat dan ada saat-saat itu lambat atau turun.

5. Membuat Loser Penyedia Seluler.

Kelebihan yang ditawarkan oleh aplikasi ini jelas akan membuat penyedia layanan telekomunikasi kehilangan uang. Bagaimana tidak, jika banyak orang menggunakan aplikasi ini di ponsel pintar mereka, jumlah pengguna yang membeli kuota internet pada penyedia seluler akan berkurang jumlahnya. Ini akan membuat mereka kehilangan uang.

Cara Menggunakan HTTP Injector

Berikut ini adalah cara menggunakan http injector handler dari semua operator:

1. Cara menggunakan injektor HTTP dari semua operator harus diketahui sehingga biaya pulsa dapat dikurangi.

Tarif internet yang berbeda untuk setiap operator sangat memengaruhi penggunaannya.

Terutama pada smartphone Android. Fungsi pengontrol injektor HTTP adalah bahwa pengguna dapat menggunakan semua kartu operator tanpa harus mengganti kartu SIM.

Agar dapat diakses, injektor HTTP harus diubah dari pengaturan default. Lebih lanjut, bug pada operator aktif juga harus dimasukkan sehingga pengguna dapat memanfaatkan koneksi jaringan internet gratis.

Ada beberapa perbedaan mendasar antara penangan injektor HTTP semua operator dan khususnya Telkomsel. Perbedaannya ada pada pengaturan sistem.

2. Dengan memanfaatkan smartphone Android, pengguna injektor HTTP dapat meluncur melalui dunia maya secara gratis.

Cara menggunakan pengendali injektor HTTP untuk semua operator, pertama-tama, aplikasi harus diunduh.

Pastikan Anda memiliki cukup memori yang tersedia dan smartphone Android Anda berada dalam jangkauan koneksi internet. Setelah proses pemuatan dan penyimpanan selesai, instal dan buka aplikasi.

Jika terbuka, layar pengaturan akan muncul. Periksa bagian “tampilkan saat mulai”. Pengaturan tampilan dapat diatur berdasarkan masing-masing operator.

Misalnya, jika dari kartu XL, tampilan penangan berikut akan muncul: “Mozilla / 5.0 (Linux; U, Android 2.3.6; en-ph; GT – S5360 Build / GINGERBREAD) AppleWebKit / 533.1 (KHTML, seperti Gecko) Versi / 4.0 Mobile Safari / 533.1 “.

3. Periksa opsi “hapus port” dan kata-kata “X-OnlineHost” akan muncul.

Masukkan kata-kata “X-Online-Host 123.xl.co.id/min_balance8” di header kustom. Tulisan itu adalah bug dari kartu XL yang kondisinya masih aktif.

Jadi, server proxy dapat diisi dengan bug yang ditampilkan. Cara menggunakan pengendali injektor HTTP untuk semua operator.

Yaitu memperhatikan nomor server proxy nyata, yaitu 202.152.240.50 dengan port proxy nyata 3128.

Opsi “kunci anak” tidak perlu diperiksa dan kunci anak juga dibiarkan kosong, lalu klik masuk. Setelah masuk, pengontrol injektor HTTP untuk semua operator dapat diakses secara otomatis.

Dengan demikian, aplikasi ini akan membantu menghubungkan pengguna secara langsung ke koneksi internet.

4. Untuk cara lain, bisa membuka aplikasi unduh HTTP injector handler dan kode keamanan yang dimasukkan “Renz Zy AlagadNg Freenet”.

Jika sudah selesai, maka cara untuk menggunakan HTTP injector handler dari semua operator selanjutnya adalah dengan mengatur aplikasi misalnya dari XL hanya ke operator lain seperti Indosat, Axis, dan Telkomsel.

Pada tampilan pengguna web, pilih default, maka server proxy adalah 123.xl.co.id/min_balance7.

Lakukan proses pengguliran sehingga tampilan jenis proxy akan muncul yang merupakan host sebenarnya. Kemudian, ketikkan kode 202.152.240.50.

Jenis Proxy Nyata akan muncul jenis Injeksi. Sementara itu, Real Proxy Port adalah 8080. Jika Anda menggulir ke bawah dan menampilkannya, maka lanjutkan masuk dengan memilih menu Google DNS.

5. Cara menggunakan HTTP injector handler dari semua operator di atas adalah alternatif jika poin 2 dan 3 tidak berfungsi dengan baik.

Untuk pengaturan pada HTTP injector handler, yang harus diganti untuk operator seperti Telkomsel, 3, XL, Axis dan Indosat adalah Real Proxy Server, Proxy Server, dan Real Proxy Port.

Untuk kartu 3 (Three), proxy adalah 10.4.0.10 dan port adalah 3128. Untuk Indosat, proxy adalah 10.19.19.19 dan port 8080. Smartfren memiliki proxy 10.17.27.250 dan port 8080.

Axis memiliki proxy 10.8.3.8 dan port 8080. Proxy Telkomsel adalah 10.1.89.130 dan port-nya adalah 8000. Sedangkan XL memiliki proxy 202.152.240.50 dan port 8080.

Penutup

Demikianlah artikel kami tentang 5 Cara Menggunakan HTTP Injector untuk Semua Operator, semoga dapat membantu anda dalam menggunakan HTTP Injector anda.

Terima kasih telah membaca artikel kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Memori Internal Penuh

error: Content is protected !!